Jumat, 31 Oktober 2008

Pengenalan Komponen pembentuk Kompie

Pengenalan Komponen pembentuk Kompie
A. Peralatan Input
Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai alat input dan output sekaligus. Alat input/output yang demikian disebut dengan terminal. Sedang berdasarkan alat input digolongkan menjadi dua yaitu alat input langsung dan tidak langsung.
Macam-macam peralatan input antara lain:
A.1. Keyboard
Merupakan alat input paling umum dan banyak digunakan. Setiap input yang dimasukkan oleh pengguna komputer secara manual (diketik) harus menggunakan peralatan input ini. Keyboard memiliki fungsi mirip dengan mesin ketik hanya saja memiliki beberapa kemampuan(tombol) tambahan.Beberapa kemampuan tambahan yang dimiliki oleh keyboard diantaranya adalah adanya tombol-tombol fungsi seperti F1, F2, sampai dengan F12, tombol Esc yang umumnya digunakan untuk membatalkan sebuah proses yang tengah berlangsung, tombol Ctrl, Alt, Insert, Home, Page Up, Page Down, Delete, End dll.
Sebuah tombol atau kombinasi tombol fungsi dapat memiliki aksi yang berbeda-beda tergantung pada aplikasi atau program yang sedang aktif.
A.2. Mouse
Berfungsi sebagai peralatan penunjuk (pointing device) yang mendeteksi pergerakan relatif dua dimensi terhadap permukaan datar. Umumnya mouse digunakan untuk keperluan pembuatan grafik, gambar, memblok sebuah teks atau untuk memindahkan cursor dengan cepat dimana pergerakan cursor searah dengan pergerakan mouse.
Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol sebelah kiri dan tombol sebelah kanan. Adapun tombol yang berada ditengah biasanya berupa roda pejal yang diputar atau ditekan, tombol ini berfungsi sebagai pengganti scroll bar untuk menggeser halaman window keatas atau kebawah.
Kemudian pada penggunaan mouse dikenal istilah “drag” yang berarti menggeser atau menarik sebuah objek yang telah disorot dari satu tempat ketempat yang lain sambil menahan tombol mouse sebelah kiri.A.3. Scanner
Scanner merupakan alat atau device yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Jika mesin fotokopi hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas maka scanner hasilnya ditampilkan dilayar monitor terlebih dahulu, baru kemudian disimpan dalam bentuk file image (gambar), teks atau dokumen.Data yang telah diambil dari scanner dapat langsung dibaca sebagai teks dan disalin ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCI. Perbedaan tiap scanner terletak pada teknologi yang digunakan dan tingkat resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
B. Peralatan Proses
B.1. Central Processing Unit (CPU)
Sebuah CPU singkatan dari central processing unit menunjuk ke bagian dari perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan instruksi dan data yang terdapat dalam perangkat lunak. Istilah yang lebih umum prosesor kadangkala digunakan untuk menunjuk ke CPU. Mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket chip-tunggal. Sejak pertengahan 1970-an, mikroprosesor chip-tunggal ini telah menjadi umum dan penting dalam implementasi CPU.Komponen CPU dibagi menjadi beberapa macam, yakni sebagai berikut:• Unit kontrol, yang mampu mengarahkan aliran program. Komponen ini pasti terdapat dalam semua CPU.• 7Unit eksekusi yang mampu melakukan operasi terhadap data, dan memiliki beberapa bagian seperti unit logika dan aritematikaatau ALU (Arithmetic and Logical Unit) , unit titik mengambang (Floating Point Unit) dan lainnya. Komponen ini pasti terdapat dalam semua jenis CPU.• Sekumpulan register yang dapat digunakan untuk menampung operand dan hasil perhitungan yang belum selesai dengan sempurna. Komponen ini kadang-kadang terdapat dalam CPU, tapi beberapa tidak memilikinya.• Memori internal CPU, yang dapat berupa cache. Komponen ini kadang-kadang terdapat dalam CPU, tapi banyak CPU tidak memilikinya, khususnya CPU-CPU lama.Fungsi CPUCPU berfungsi sebagaimana layaknya kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmetika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti halnya keyboard, scanner, joystick, atau mouse. CPU dikontrol dengan menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak, yang disebut sebagai program komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari perangkat media penyimpanan, seperti halnya hard disk, floppy disk, CD-ROM atau tape magnetik. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu ke dalam memori fisik (RAM), di mana setiap instruksi akan diberikan alamat yang unik yang disebut sebagai alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data dalam RAM dengan menentukan alamat data yang ia mau.
Selagi sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubunkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian di-decode dengan menggunakan unit pemroses yang disebut sebagai Instruction Decoder yang menerjemahkan instruksi-instruksi. Dari instruction decoder, data kemudian berjalan ke unit aritmetika dan logika yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data dapat disimpan secara sementara oleh unit aritmetika dan logika dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register, agar dapat diambil kembali dengan cepat. Unit aritmetika dan logika dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik atau media penyimpanan lainnya (register juga bisa, jika memang hendak menggunakan hasil pemrosesan tersebut kembali). Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan Program Counter akan memantau instruksi-instruksi yang suskes dijalankan agar instruksi-instruksi tersebut dieksekusi dengan urutan yang benar.
B.2. Motherboad (Mainboard)
Tujuan utama diciptakanya motherboard(papan induk) adalah untuk menyediakan koneksi logik dan elektrik antar komponen dalam sebuah komputer. Pada komputer yang umum kita gunakan, microprosesor, memory, kartu grafik dan komponen lain terpasang pada motherboard secara langsung. Sementara penyimpan external (external storage), kartu grafik dan kartu suara serta perangkat periferal lain terhubung dengan motherboad melalui kabel dan konektkor.
Pada komputer modern motherboard atau mainboard merupakan PCB yang sangat kompleks. Motherboard berisi komponen dan interkonektor seperti soket dan slot. Minimal motherboard terdiri atas konektor:• Soket microprosesor (CPU)• Slot ke memori utama• Chipset yang menjadi perantara antara CPU dengan Front-side Bus yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat Input/Output lain.• Chip Memori Non-Volatile (Tetap), biasanya berupa Flash ROM seperti BIOS• Generator waktu yang mengendalikan waktu sistem dan sinkronisasi berbagai macam komponen.• Slot untuk kartu tambahan berupa PCI dan AGP• Konektor Daya untuk menerima suplai energi dari power suplyB.3. Memory
Memori meupakan perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan data, instruksi yang harus dilakukan proses maupun hasil dari proses yang dilakukan oleh sebuah komputer. Berdasarkan sifat data yang disimpan, memori dapat digolongkan menjadi:
1. Read Only Memory (ROM)2. Random Access Memory (RAM)
B.3.1. Read Only Memory (ROM)
Read-only Memory (ROM) adalah medium penyimpanan data pada komputer. ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam komputer. ROM bersifat permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).
ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Data pada ROM dimasukkan langsung melalui mask pada saat perakitan chip. Hal ini membuatnya sangat ekonomis terutama jika kita memproduksi dalam jumlah banyak. Namun hal ini juga menjadi sangat mahal karena tidak fleksibel. Sebuah perubahan walaupun hanya satu bit membutuhkan mask baru yang tentu saja tidak murah. Karena tidak fleksibel maka jarang ada yang menggunakannya lagi.
Aplikasi lain yang mirip dengan ROM adalah CD-ROM prerecorded yang familiar dengan kita, salah satunya CD musik. Berbeda dengan pendapat banyak orang bahwa CD-ROM ditulis dengan laser, kenyataannya data pada CD-ROM lebih tepatnya dicetak pada piringan plastik.B.3.2. Random Access Memory (RAM)Memori Akses Acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.B.4. ChipsetChipset merupakan kumpulan dari chips yang berukuran sangat kecil yang pada komputer merupakan layaknya “polisi lalu lintas” pada papan induk (motherboard), mengarahkan aliran data dan menentukan peranti apa yang didukung oleh Personal Komputer (PC).Sebuah chipset mengarahkan data dari CPU ke kartu grafis (VGA) dan sistem memori (RAM). Chipset juga menentukan kecepatan dari front-side bus, bus memory dan bus grafis, serta kapasitas dan tipe memori yang di dukung motherboard. Selain itu pula, chipset mengarahkan aliran data melalui bus PCI, drive IDE dan port I/O serta menentukan standar IDE juga tipe port yang didukung oleh sistem.
Pada chipset modern, southbridge biasanya terdiri atas beberapa chip seperti chips Ehternet, USB, dan device Audio. Sebuah chipset biasanya dibuat untuk bekerja pada keluarga microprocessor tertentu. Karena kemampaunnya mengendalikan komunikasi antara prosesor dengan device external, maka chipset memainkan peran yang sangat krusial menentukan performa sistem.Manufaktur pembuatan terpisah dengan manufaktur pembuatan motherboard. Beberapa manufaktur chipset untuk motherboard PC saat ini antara lain:• NVIDIA• AMD• VIA Technologies• SiS• Intel• Broadcom
B.5. BIOS Chip
Gambar. Phoenix AwardBIOS CMOS (kiri) dan BIOS Chipset (kanan)BIOS adalah singkatan dari Basic Input/Output System. BIOS merupakan firmware(semacam software yang langsung terinstal pada chips/bukab pada hard disk) yang dijalankan oleh PC manakala komputer hidup. Fungsi utama BIOS adalah mengidentifikasi dan menginisiasi komponen perangkat keras seperti Hard disk, floppy dan CD, untuk mencari program lain pada perangkat keras tersebut yang dapat mengendalikan PC (sistem operasi). Proses ini dikenal dengan istilah booting, or booting up, yang merupakan singkatan dari bootstrapping.
B.6. Sound CardKartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:• Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer.• Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI• Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWireSalah satu contoh sound card yang terbilang sangat sukses di pasaran indonesia adalah Sound Blaster, dari Creative Labs.Untuk memainkan musik MIDI, pada awalnya menggunakan teknologi FM Synthesis, namun sekarang sudah menggunakan Wavetable Synthesis Sedangkan untuk urusan digital audio, yang dulunya hanyalah 2 kanal (stereo), sekarang sudah menggunakan 4 atau lebih kanal suara (Surround). Kualitas nya pun sudah meningkat dari 8 bit, kemudian 16 bit, dan sekarang sudah 24 bit, bahkan 32 bit.Cara KerjaKetika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3.
B.7. Video Graphics Adapter (VGA)
Terhubung ke Motherboard melalui:• PCI• AGP• PCI ExpressMendisplaygambar melalui:• VGA connector• Digital Visual Interface• S-VideoVideo card, juga sering disebut dengan nama graphics accelerator card, display adapter atau graphics card. Video card merupakan miniatur dari sebuah komputer PC karena kelengkapan komponen yang membentuknya mirip dengan yang ada pada komputer PC hanya saja video card lebih tujukan untuk mengolah gambar dan menampilkannya. Video Card memiliki unit pemrosesan (seperti CPU) yang disebut sebagai Graphics Processing Unit (GPU) yang bertindak sebagai otak dari sebuah video card. Device ini juga memilki memory sendiri yang terpisah dengan RAM (video memory) dan memiliki BIOS.
Output standar yang biasa dimiliki yang menghubungkan video card dengan display (layar) komputer antara lain:• SVGA: output Analog-based standar yang diadopsi pada akhir tahun 1980-an yang didesain untuk display CRT. Beberapa masalah yang terjadi pada konektor ini adalah electrical noise dan distorsi image.• DVI: output Digital-based standard didesain untuk display seperti LCD, layar plasma and video projector. Ditujukan untuk menghindari distorsi image dan electrical noise.• S-Video: output untuk menghubungkan video card dengan DVD players, video recorders and video game consoles.Pendingin Video Card
Akibat kerja yang dilakukan oleh video card sangat berat menyebabkan suhu video card menjadi cepat panas. Maka dari itu device pendingin digunakan untuk menghindari panas yang berlebih dari video card. Device ini biasa dikenal dengan nama Heat sink yang biasanya menggunakan sistem kipas untuk menurunkan suhu sistem.C. Storage
C.1. Hard Disk (Cakram Keras)
Gambar 9 Cakram keras tampak atas (kiri) dan tampak bawah (kanan)Cakram keras (Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1952. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 5 MB. Cakram keas zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.
Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.C.2. Floppy Disk Drive
Floppy disk drive yang menjadi standar pemakain terdiri dari dua ukuran yaitu 5.25” dan 3.5” yang masing-masing memiliki dua tipe kapasitas Double Density (DD) dan High Densiy(HD).
Floppy disk 5.25” berkapasitas 30 Kilo Bytes untuk DD dan 1.2 Mega Bytes untuk HD. Sedangkan flopp disk 3.5” memiliki kapasitas 720 kilo bytes untuk DD dan 1.44 Mega bytes untuk HD. Kapasitas data yang dapat ditampung oleh Floppy Disk memang relatif kecil, apalagi jika dibandingkan dengan kebutuhan transfer dan pernyimpanan data yang makin lama kian besar.
D. Peripheral Component Interconnect (PCI)
Peripheral Component Interconnect, or PCI Standar (atau yang sering disbut sebagai PCI), merupakan bus khusus pada komputer yang berguna sebagai tempat menancapkan perangkat periferal ke motherboard. Perangkat ini dapat berperan sebagai perangkat penghubung untuk perangkat berikut:• Integrated circuit (IC) yang sesuai dengan motherboard disebut planar device pada spesifikasi PCI.• Kartu tambahan yang bersesuaian dengan soket pada motherboard.PCI bus merupakan hal yang lazim pada komputer modern. Spesifikasi PCI meliputi ukuran fisik dari bus, karakter elektrik, timing bus dan protolol yang ada pada sebuah komputer.PCI Express, sebenarnya merupakan penyederhanaan dari PCI sebagai slot untuk kartu tambahan. PCI Express di diesain dengan tujuan untuk menggantikan fungsi dari bus PCI.
tiap slot pada PCI Express membawa satu, dua, empat, delapan, enam belas atau tiga puluh dua jalur data antara motherboard dan kartu ekspansi. Jumlah jalur data biasanya dituliskan dengan awalan x pada informasi PCI Express misalnya x4 adalah PCI Express dengan 4 jalur data.E. Peralatan Output
Peralatan output berfungi untuk menampilkan hasil dari prosesor, dapat dibedakan kedalam empat bentuk, yaitu tulisan(teks), image (grafik atau gambar), suara, dan bentuk yang dapat dibaca oleh mesin (mechine readible form). Berdasarkan jenis output tersebut maka ada beberapa peralatan output yang ada sampai saat ini yaitu monitor, printer dan speaker.
I.1.2. Perakitan Kompie
Merakit komputer merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi yang suka dengan perakitan komputer. Sebelum mulai merakit komputer, maka persiapkan dulu komponen-komponen yang diperlukan, antara lain :1. Casing2. Power Suplay (biasanya sudah termasuk bersama casing)3. Motherboard4. Processor5. Heatsink dan kipasnya6. Memory7. Kartu grafis (VGA)8. Harddisk9. CDROM/DVDROM10. Floppy disk drive11. Monitor12. Speaker13. keyboard dan mouse.
Selain komponen di atas, persiapkan juga CD driver dan CD sistem operasi serta software yang diperlukan. Persiapkan pula berbagai alat tangan seperti obeng, tang dan pinset. Langkah-langkah untuk merakit PC secara umum adalah seperti berikut ini.1. Menyiapkan dan Mengamati Motherboard.a. Siapkan Motherboard serta buku panduan Instalasi MotherBoard yang merupakan buku panduan asli motherboard yang kita dapatkan saat membelinya.
Gambar. Motherboard Gigabyte GA-8S661FXM-775
b. Seteleh itu buka pengunci socket processor.
Gambar. Socket processor yang terbuka2. Memasang Processor.a. Perhatikan bahwa processor mempunyai tanda pada salah satu sudutnya, dalam hal ini biasanya ditandai dengan lekukan, lubang atau anak panah.b. Cocokan tanda tersebut dengan tanda yang ada pada socket processor.c. Jika kita melakukan hal tersebut di atas dengan tepat, maka processor akan dapat dimasukkan ke socketnya dengan baik dan benar.d. Kunci kembali socket tersebut, dengan cara menekan tuas kebawah dan mengaitkan pada pengunci yang ada.Gambar. Processor tampak dari atas setelah dikunci
3. Memasang Heatsink dan Kipas Pendingin.a. Heatsink dan kipas angin biasanya sudah dirangkai menjadi satu, sehingga kita hanya tinggal memasangnya dan untuk memasangnya sangatlah mudah.b. Sebelum memasang, perhatikan posisi kabel daya untuk kipas dengan lokasi connector dayanya. Cari jarak terpendek agar kabel daya itu tidak bersinggungan dengan kipas.
Gambar. Hasil pemasangan pendingin dan kipas processor
c. Pasanglah heatsink tersebut dengan cara meletakkannya tepat di atas processor dan sesuikan dudukan pendingin pada motherboard yang ada.d. Kunci 4 titik pada pendingin tersebut dengan cara tekan dan putar searah dengan jarum jam menggunakan obeng plus (+).
4. Memasang Memorya. Untuk memasang memory, maka bukalah pengunci slot memory di kedua sisinya pada motherboard.b. Perhatihkan bahwa setiap keping memori memiliki celah pada sisi bawahnya. Pada praktek kali ini kita menggunakan double data rate random access memory (DDRAM). Ada jenis RAM yang lain, tetapi saat ini susah ditemukan di pasaran dalam keadaan baru yang disebut dengan syncronous dynamic random access memory (SDRAM).c. Cocokkan celah ini dengan slot memori. Jika kita memaksakan memasang memory dengan arah yang salah, maka dapat merusakkan memory atau bahkan motherboardnya.
Gambar. Pemasangan DDRAM
d. Tekan keping memori pada kedua sisinya sehingga terdengar bunyi “klik”, dan penguncinya akan menutup dengan sendirinya.
Gambar. Hasil akhir pemasangan DDRAM
5. Menyiapkan Casing.a. Siapkan casing yang akan digunakan.b. Letakkan di atas meja atau tempat lain yang dianggap aman.c. Lepas sekrup yang ada pada bagian belakang, kemudian buka panel sampingnya dengan hati-hati, seperti pada gambar berikut ini.d. Cocokkan posisi motherboard dengan dudukan yang ada pada casing.e. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard kita di bagian yang membutuhkan tekanan kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan lupa setiap dudukan motherboard yang ada lubang bautnya harus dikasih sekrup/baut, agar kedudukannya kuat (tidak goyah).
6. Memasang Motherboard.a. Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard kita dengan benar pada dudukan yang tersedia.Gambar. Memasang motherboard pada casing
b. Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.
7. Menyiapkan Harddiska. Ambil harddisk kita, dan perhatikan bagian jumpernya. Pada jumper akan terdapat pilihan Master, Slave atau Cable Select. Informasi ini dapat ditemukan pada permukaan harddisk.b. Pasang jumper pada posisi sesuai dengan yang diinginkan. Jika perlu siapkan pinset untuk mencabut dan memasang jumper pada harddisk.
8. Memasang Harddisk ke Casing.a. Beberapa casing manggunakan sistem bracket yang dapat dilepas untuk memudahkan dalam pemasangan harddisk dan floppy drive.Gambar 10. Memasang harddisk pada casing
b. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang, kemudian pasang sekrup tersebut pada dudukan harddisk dengan baik dan benar.
9. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard.a. Perhatikan bahwa terdapat dua tipe kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire digunakan untuk harddisk, dan kabel 34-wire digunakan untuk flopy disk drive (FDD).b. Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik. Pada salah satu sisi biasanya terdapat kabel dengan warna merah yang menandakan pin nomor 1.Gambar 11. Memasang kabel IDE pada harddisk
c. Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi pin 1 pada harddisk (kabel warna merah) berada tepat di sebelah connector daya (warna merah pula).10. Memasang Floppy Disk Drive (FDD).a. Memasang Floppy drive, hampir sama dengan memasang harddisk, kecuali untuk beberapa model casing yang memisahkan tempat floppy dan harddisk.b. Beberapa tipe casing, kemungkinan perlu untuk membuka panel depannya terlebih dahulu sebelum memasang floppy disk drive.
11. Menyiapkan CD / DVD Drive.a. Seperti halnya harddisk, CD / DVD drive juga menggunakan jumper untuk posisi Master dan Slave. Atur jumper tesebut pada posisi yang diinginkan.b. Apabila hanya terdapat sebuah harddisk, maka jumper berada pada posisi Master.c. Seandainya terdapat 2 buah harddisk pada satu computer dan keduanya1. diaktifkan, maka 1 harddisk dijadikan Master dan harddisk satunya harus diatur pada posisi Slave.
12. Memasang CD / DVD drive.a. Untuk memasang CD / DVD drive biasanya kita perlu melepas panel depan casing terlebih dahulu, atau tergantung juga jenis dan model casing yang digunakan.b. Membuka penutup drive yang ada pada panel depan.c. Pasanglah CD/DVD drive dengan benar, kemudian tutup kembali panel depan (jika menggunakan panel depan).
13. Menghubungkan CD / DVD drive ke Motherboard.a. Pemasangan kabel data IDE dari CD/DVD ke motherboard sama dengan pemasangan harddisk.b. Pasang connector CD / DVD, dan ujung satunya lagi ke motherboard, pada connector yang bertuliskan CD.c. Jangan lupa untuk selalu merapikan kabel-kabel tersebut agar tidak saling terkait dan “semrawut”. Atur lintasan dan jalur kabel dengan rapi, jika perlu ikatlah agar lebih rapi dan enak dipandang mata.
14. Menghubungkan Kabel Connector pada Motherboard.a. Sekarang kita perlu menyambung kabel-kabel dari casing ke motherboard.b. Kabel ini terdiri dari switch daya, indikator harddisk, indikator daya, tombol reset dan speaker, seperti tampak pada gambar berikut ini.Gambar. Memasang connector ke motherboard
c. Untuk casing yang menyediakan panel depan, misalnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga harus dihubungkan ke motherboard agar dapat berfungsi dengan normal.
15. Menghubungkan Kabel Daya.a. Setelah semua terpasang, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan1. kabel daya dari catu daya ke motherboard, harddisk, FDD dan CDROM.b. Untuk motherboard, biasanya paling tidak ada 2 connector daya yang harus dipasang. Yang pertama adalah kabel daya untuk Motherboard dan yang kedua adalah kabel daya untuk Prosesor.c. Kemudian sambungkan juga kabel-kabel daya ke hardisk, floppy, dan CD/DVD. Jika casing kita menggunakan kipas pendingin, maka hubungkan ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang dimiliki.
16. Siapkan Komponen-Komponen Bagian Luar.a. Jika komponen bagian dalam sudah beres, maka sekarang giliran komponen-komponen bagian luar, seperti monitor, keyboard, mouse dan speaker.b. Untuk komponen-komponen ini, kita tinggal menyambungkan kabel-kabelnya saja pada terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.c. Jangan lupa untuk kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.
17. Memeriksa Catu Daya.a. Periksalah dengan seksama untuk catu daya yang digunakan. Tegangan normalnya adalah 220 – 230 Volt. Apabila disediakan switch, maka pindahkan switch ke sumber tegangan yang sesuai.b. Beberapa power supply dilengkapi dengan pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt.
18. PC Kita Sudah Siap.a. Sekarang PC kita sudah benar-benar siap, dan bisa di ON kan power Supplynya. Jangan lupa sebelum mengONkan Power Supply tersebut untuk selalu “berdo’a” terlebih dahulu.b. Kalau belum mau ON periksa sekali lagi pengkabelan daya (sumber tegangan) yang digunakan untuk mensupply perangkat computer tersebut.
19. Menginstall Operating Sistem dan Software-Software yang Diinginkan.

 
Blogger Templates by Wishafriend.com